Mirai College Indonesia

Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Korea Mandarin

Menu
Dibuka Kelas Pemantapan EPS TOPIK - Tempat Terbatas

Huruf Kanji

Jan
15
2017
by : MiraiCollege. Posted in : Bahasa Jepang

Sejarah Huruf Kanji Bahasa Jepang

Huruf Kanji (漢字) adalah salah satu huruf yang dipakai untuk penulisan bahasa Jepang selain huruf kana dan romaji. Berbeda dengan huruf kana (hiragana dan katakana) yang merupakan onsetsu moji (huruf-huruf yang melambangkan sebuah silabel yang tidak memiliki arti) sebagai salah satu bagian dari hyōon moji (表音文字)  yaitu huruf-huruf yang melambangkan sebuah bunyi tanpa memiliki arti, huruf kanji merupakan hyōi moji (表意文字) yaitu huruf yang melambangkan bunyi pengucapannya sekaligus melambangkan artinya.

 

Huruf kanji pertama kali ditemukan di Tiongkok dalam kurun waktu yang begitu lama ada banyak huruf kanji yang mengalami perubahan baik dari segala bentuk maupun jumlahnya. Setelah kanji didatangkan ke Jepang, ada juga kanji-kanji baru yang dibuat oleh orang Jepang. Huruf kanji sebagian besar dibuat di Tiongkok untuk penulisan bahasa Mandarin. Sekitar abad 4 huruf kanji dibawa ke Jepang yang pada saat itu negeri Tiongkok merupakan zaman Kan. Oleh sebab itu huruf tersebut dinamakan kanji yang berarti huruf negeri Kan.

 

Kanji merupakan aspek bahasa Jepang yang sangat sulit dipelajari. Hal ini dikarenakan jumlahnya yang sangat banyak, cara bacanya yang bervariasi, urutan dan jumlah coretannya yang begitu kompleks, satu kanji yang memiliki banyak makna atau karena alasan-alasan lainnya. Oleh karena itu untuk mempelajari kanji harus melewati proses yang tidak mudah, dengan memerlukan ketekunan, ketelitian, waktu, tenaga dan sebagainya.

 

Hal ini dirasakan oleh pembelajar bahasa Jepang di negara-negara yang tidak menggunakan huruf kanji, termasuk juga orang-orang yang biasa memakai huruf kanji seperti Tiongkok, Korea dan Taiwan. Walaupun kanji memiliki kemiripan dengan yang dipakai di Tiongkok, Korea dan Taiwan, tetap ada beberapa perbedaan yang meliputi bentuk, cara baca, arti dan sebagainya.

 

Pada umumnya banyak sekali kesulitan yang ditemukan dalam kanji, namun ada juga beberapa hal positif didalamnya. Contoh orang akan susah menangkap makna kata hashi  “はし”   apabila ditulis dengan huruf latin atau dengan huruf hiragana. Tetapi apabila ditulis dengan huruf kanji maka akan dengan cepat menangkap maknanya apakah橋 (jembatan), 箸(sumpit), 端(ujung, pinggir). Di dalam bahasa Jepang Jepang banyak kata-kata yang tergolong homonim seperti itu dimana dalam ragam tulisan hanya akan dengan mudah diketahui maknanya apabila ditulis dengan kanji atau dengan cara melihat konteks kalimatnya.

 

Huruf kanji dapat dipakai juga untuk mengatasi masalah efisiensi ruang karena sebuah kata apabila ditulis dengan huruf latin atau hiragana mungkin akan memerlukan sejumlah huruf, sementara bila dengan huruf kanji cukup dengan hanya satu-dua huruf. Arti kata kepala “atama” bila ditulis dengan huruf kanji hanya satu huruf saja”頭” sedangkan bila ditulis dengan huruf hiragana 3 huruf ”あたま”. Untuk menulis sebuah artikel akan lebih efisien jika menulis dengan huruf kanji dibandingkan dengan huruf hiragana atau latin.

 

artikel lainnya Huruf Kanji

Monday 16 January 2017 | Bahasa Jepang

Berapa Jumlah Huruf Kanji Jepang? Jumlah huruf kanji jauh lebih banyak dibandingkan dengan jumlah huruf hiragana dan…

Mirai College Indonesia

Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Korea Mandarin

Margahayu Raya (METRO) Jl. Merkuri Utara XI No. 12 Bandung
081772368181
081772368181
info@miraicollegeindonesia.com